Metode Spasial
Metode spasial merupakan metode untuk mendapatkan informasi pengamatan yang dipengaruhi efek ruang atau lokasi. Pengaruh efek ruang tersebut disajikan dalam bentuk koordinat lokasi (logitude, latitude) atau pembobotnan. Banyak metode yang digunakan baik untuk analisis geostatistik maupun pemodelan.
Aplikasi yang sudah banyak dgunakan adalah pemodelan. Model hubungan spasial seringkali menggunakan hubungan ketergantungan ke dalam bentuk struktur covariance melalui model autoregressive. Proses autoregressive ditunjukkan melalui hubungan ketergantungan antara sekumpulan pengamatan atau lokasi.
Hukum pertama tentang geografi dikemukakan oleh Tobler, menyatakan bahwa segala sesuatu saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi sesuatu yang dekat lebih mempunyai pengaruh daripada sesuatu yang jauh (Anselin, 1988). Hukum tersebut merupakan dasar pengkajian permasalahan berdasarkan efek lokasi atau metode spasial. Dalam permodelan, apabila model regresi klasik digunakan sebagai alat analisis pada data spasial, maka dapat menyebabkan kesimpulan yang kurang tepat karena asumsi error saling bebas dan asumsi homogenitas tidak terpenuhi.
Berdasarkan tipe data, permodelan spasial dapat dibedakan menjadi permodelan dengan pendekatan titik dan area. Jenis pendekatan titik diantaranya Geographically Weighted Regression (GWR), Geographically Weighted Poisson Regression (GWPR), Space-Time Autoregressive (STAR), dan Generalized Space TimeAutregressive (GSTAR). Model GWR diperkenalkan oleh Brunsdon, Fotheringham, dan Charlton (1996). Sementara jenis pendekatan area diantaranya Mixed Regressive-Autoregressive atau Spatial Autoregressive Models (SAR), Spatial Error Models (SEM), Spatial Durbin Model (SDM), Conditional Autoregressive Models (CAR), Spatial Autoregressive Moving Average (SARMA), dan panel data.
Spatial Autoregressive Models merupakan model yang mengikuti proses autoregressive, yaitu ditunjukkan dengan adanya hubungan ketergantungan antar sekumpulan pengamatan atau lokasi. Hubungan tersebut ditunjukkan dengan lag pada variabel dependen maupun independen. Jenis Spatial Autoregressive Models diantaranya SAR, SEM, SDM, dan CAR.


mohon kirimkan daftar pustaka metode spasial? sy sangat butuh sekali untuk keperluan KTI saya. Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.
saya sangat berharap sekali jika dikirimkan ke via email saya materi metode spasial lengkap dengan daftar pustakanya. saya sangat membutuhkan bantuan dari Tim PDA. Mohon bantuannya, atas perhatian dari tim PDA saya ucapkan terima kasih.
Dear Pak Faisal Ibrahim,
Terimakasih atas kesempatn untk berdiskusinya. Beberapa referensi telah saya krim email
Tim PDA
Terima kasih atas bantuan dari TIM PDA. Saya sudah terima materi yang dikirim kepada saya.
Oh ya, bisa sering data spasial (raster dan vektor) utk ArcGIS???
Maksud saya data spasial utk wilayah Indonesia, karena saya masih sangat kekurangan data spasial untuk kebutuhan penelitian yang saya lakukan.