Regresi Robust dengan M-Estimation
Regresi robust diperkenalkan Andrews (1972) dalam Ryan (1997). Metode ini merupakan alat penting untuk menganalisis data yang dipengaruhi oleh outlier untuk menghasilkan model yang robust atau resistant terhadap outlier. Suatu estimasi yang resistant adalah relatif tidak terpengaruh oleh perubahan besar pada bagian kecil data atau perubahan kecil pada bagian besar data. Prosedur robust ditujukan untuk mengakomodasi adanya keanehan data, sekaligus meniadakan identifikasi adanya data outlier dan juga bersifat otomatis dalam menanggulangi data outlier (Aunuddin, 1989). Chen (2002) menyebutkan beberapa prosedur estimasi parameter dalam regresi robust, dua diantaranya adalah M-Estimation yang diperkenalkan Huber (1973) dan Least Trimmed Squares (LTS) yang diperkenalkan oleh Rousseeuw (1984).
M-Estimation merupakan metode regresi robust yang sering digunakan. M-Estimation dipandang baik untuk mengestimasi parameter yang disebabkan oleh x-outlier dan memiliki breakdown point 1/n. Weighted least squares dapat diguna-kan untuk mendapatkan estimasi M-estimation. Sementara itu iterasi yang dapat digunakan adalah Algoritma IRLS.
Referensi lengkap silahkan didownload file berikut : regresi robust M estimation

mau tanya duunk….:)
regresi robust M-estimation biasanya digunakan untuk analisis apa??bentuk datanya bagaimana??
M-estimation adalah salah satu jenis estimasi pada regresi Robust.
Jadi dy bagian dari regresi juga.
Bentuk data nya adalah interval/rasio, cross-sectional, atau time series. Seperti berikut :
Tahun WRI1 AnLP1
1992 69.19 17.57
1993 101.44 12.137
1994 124.99 4.648
1995 193.84 -7.74
1996 81.42 4.602
1997 108.64 12.998
1998 29.67 -12.373
1999 46.63 12.528
2000 69.7 5.007
2001 45.26 7.324
2002 117.48 3.126
2003 70.26 -9.54
2004 74.31 -4.4
2005 120.92 -6.14
2006 156.46 -53.31
Lokasi x y
Sby 20 30
Tuban 4 20
….
Lamongn 5 20
Dear Rika, maaf bru bisa replay..
Metode ini merupakan alat penting untuk menganalisis data yang dipengaruhi oleh outlier untuk menghasilkan model yang robust atau resistant terhadap outlier.
Bentuk data nya adalah interval/rasio, cross-sectional, atau time series.
Bisa diapplikasikan di berbagai bidang.
Seperti penelitian yg sudah saya lakukan, yaitu pemodelan hubungan produksi padi dan curah hujan. Silahkan didownload di http://statisticsanalyst.wordpress.com/2009/06/08/regresi-robust/#more-148
regresi robust bisa digunakan untuk analisis kepadatan penduduk g???
Dear mbak rika..
Tentu saja bisa digunakan untuk analis kepadatan penduduk..